Profil Anggota Kukerta 2019 Desa Rempak

Kali ini, kami akan memperkenalkan anggota dari Kukerta Tematik 2019 di desa rempak, kecamatan sabak auh. Berikut ini masing-masing profil dari anggota kami :

Riki Saputra



Riki Saputra atau yang bisa juga dipanggil dengan Riki merupakan seorang pemuda yang lahir di Pangean, 2 Desember 1997. Pemuda berdarah kuansing ini saat ini menempuh pendidikan di universitas Riau jurusan Akuntasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Beliau merupakan Koordinator Desa sekaligus ketua tim dari Kukerta Tematik 2019 di desa rempak, kecamatan sabak auh. Adapun prinsip hidup yang dipegang oleh beliau adalah : "jangan sia-siakan hidupmu dengan rindunya kampung karena hanya orang-orang berani yang akan sukses". Cita-cita yang ia impikan ialah ingin menjadi seorang Pengusaha Besar yang sukses dan memberi lapangan pekerjaan kepada lebih dari  1000 karyawan.

Siti Rohimah



Siti Rohimah atau yang biasa dipanggil Siti ialah seorang gadis yang lahir di Muara Musu, 24 Mei 1998. Gadis berdarah Muara Musu ini sekarang sedang menempuh pendidikan di Universitas Riau jurusan Pendidikan Kimia, FKIP. Beliau menjabat sebagai sekretaris di Kukerta Tematik 2019 Desa Rempak, Kecamatan Sabak Auh. Adapun prinsip hidup yang beliau pegang ialah : "Man Jadda wa Jada", Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkannya. Maka dari itu menurut beliau jika seseorang itu ingin mencapai sesuatu yang diinginkan, ia harus melakukannya dengan usaha yang sungguh-sungguh (ijtihad) dan diiringi dengan doa serta tawakkal kepada Allah SWT. Cita-cita yang ia impikan ialah menjadi seorang yang berguna bagi masyarakat terutama dalam bidang pendidikan, the best teacher in the world, insyaa Allaah. Aamiin:)

Desty Inayatul Munawaroh



Desty Inayatul Munawaroh ialah seorang gadis berdarah Jawa yang terlahir di Provinsi Jambi. Desty sebagai buah cinta dari pasangan Ibu Soimah dan Bapak Mujio yang lahir di Rimbo Bujang, 05 Desember 1997 dan memiliki 4 saudara. Desty saat ini sedang menempuh pendidikan S1 di Universitas Riau dengan mengambil jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian angkatan 2016. Desty bertugas sebagai Bendahara dalam KKN Tematik 2019 di Desa Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Siak. Prinsip hidup Desty ialah terus Jujur dan Tekun demi menjadi orang yang berhasil dan menciptakan lekukan di kedua pipi (senyum) orang tua yakni membahagiakan orang tua. Cita-Cita menjadi seorang Dosen dan Pengusaha, tanpa harus meninggalkan peran seorang Ibu. Menjadi Ibu yang Hebat, Kuat, Berpendidikan serta Berakhlak untuk bekal mendidik anak yang HEBAT. Motto Hidup "Terus Bangkit dan Berusaha, LAKUKAN dan LAKUKAN".

Miftahul Rizki



Miftahul Rizki atau yang biasa di panggil Rizki  seorang pemuda yang lahir di Pasar Baru Pangean,Kecamatan Pangean, 28 Februari 1998. Pemuda yang berasal dari kuansing ini saat ini menempuh pendidikan di universitas Riau jurusan Sosiologi, fakultas FISIP. Beliau bertugas sebagai Dokumenter di Kukerta Tematik tahun 2019 di desa rempak, kecamatan sabak auh. Adapun prinsip hidup yang dipegang ialah "Ingin melihat orang lain bahagiah, dan bisa membantu orang yang lagi membutuhkan bahagiah melihat orang tersenyum". Cita-cita yang ingin ia capai ialah "Ingin menjadi orang yang berguna bagi masyarakat dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka kemiskinan di indonesia"

Dennis Ramadhan



Dennis Ramadhan atau biasa juga dipanngil dennis merupakan seorang pemuda yang lahir di Pariaman, 16 Januari 1998. Pemuda berdarah minang ini saat ini menempuh pendidikan di universitas Riau jurusan pendidikan kimia, fakultas FKIP. Beliau bertugas sebagai Dokumenter di Kukerta Tematik tahun 2019 di desa rempak, kecamatan sabak auh. Adapun prinsip hidup yang dipegang beliau ialah : "Hidup adalah untuk mencapai kesuksesan di dunia dan diakhirat, berpegang teguh pada kemandirian serta nikmatilah saat-saat me time karena itulah saat yang tepat untuk merancang perencanaan masa depan" Cita-cita yang ingin dicapai ialah ingin menjadi seorang Raja dunia dan Raja akhirat.

Fikrul Hakim


Fikrul hakim atau biasa juga dipangil Fikrul merupakan seorang pemuda yang lahir di Pangean, 16 November 1998. Pemuda berdarah Melayu ini saat ini menempuh pendidikan di universitas Riau jurusan Manajemen, fakultas FEB. Beliau bertugas sebagai penyusunan laporan di Kukerta Tematik tahun 2019 di desa rempak, kecamatan sabak auh. Adapun prinsip hidup yang dipegang beliau ialah : "Hidup ini adalah tentang mencoba dan terus mencoba, kegagalan hanya lah sebuah batu lompatan untuk kita terus maju" Cita-cita yang ingin dicapai ialah ingin menjadi seorang yang sukses dan berguna bagi bangsa dan negara.

Adinda Satria

Adinda Satria atau biasa juga dipangil Satria merupakan seorang pemuda yang lahir di Batu Belah, 06 Desember 1997. Pemuda berdarah Ocu ini saat ini menempuh pendidikan di Universitas Riau Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian. Beliau bertugas sebagai penyusunan laporan di Kukerta Tematik tahun 2019 di Desa Rempak, Kecamatan Sabak Auh. Adapun prinsip hidup yang dipegang beliau ialah : "Usaha tidak akan mengkhianati hasil, hasil pasti dilihat dari usaha" Cita-cita yang ingin dicapai ialah ingin menjadi seorang yang sukses dunia dan akhirat.


Uli Annisa Fitri


Uli Annisa Fitri akrab disapa dengan panggilan Uli, lahir di Perhentian Luas tanggal 15 Februari 1998. Merupakan seorang anak dari bapak Ali Hasan Nasution yang berasal dari Mandailing Natal dan ibu Eli Asni yang berasal dari Kuansing, merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Seorang gadis berdarah Batak-Melayu yang hidup bersama orangtua di Pekanbaru bumi Lancang Kuning, saat ini sedang menempuh pendidikan Strata 1 di Fakultas Hukum Universitas Riau dan mengambil konsentrasi Hukum Pidana. Uli mempunyai cita-cita ingin membuat orangtua bangga dan ingin menjadi Hakim Pengadilan Negeri (Aamiin). Dalam KUKERTA Tematik di Kampung Rempak Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak, Uli diamanahkan dibagian Publikasi. Adapun prinsip yang dipegang teguh adalah "Ikhlaskan, pasrahkan, dan jalankanlah segala yang terjadi dalam hidupmu pada-Nya, namun jangan lupa berusaha dan berdoa. Dunia ini hanyalah sementara."

Triya Yunita Permata Sari


Triya Yunita Permata Sari, ya itu nama panjang saya yang diberikan kedua orang tua saya. Akrab dipanggil nita merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Gadis berdarah Batak lahir di Pekanbaru, 09 Juni 1998. Merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau angkatan 2016 dengan Program Kekhususan Hukum Pidana. Sebagai wujud pengabdian diperguruan tinggi kini sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) tahun 2019 di Desa Rempak Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak bersama dengan TIM KUKERTA TEMATIK, dan diberi tugas dalam bidang publikasi selama menjalankan pengabdian.

Moto hidup yang dipegang takkan ada suatu hal yang sulit untuk dilakukan jika kita mau berusaha, kerja cerdas dan kerja ikhlas, maka yang kamu inginkan terwujud.

Nurhasanah


Nurhasanah akrab dipanggil nur atau sanah. Nurhasanah merupakan salah satu gadis yang berasal dari desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi. Lahir  di desa Pulau Bayur pada hari kamis, 04 Juni 1998. Nurhasanah merupakan anak terakhir dari 5 bersaudara yang berasal dari rahim seorang ibu mulia bernama Yulinar dan ayah yang kuat bernama Iskandar. seorang gadis berdarah melayu yang hidup berkelana di daerah Pekanbaru. Gadis berdarah melayu ini sedang menjalani pendidikan di Universitas Riau Jurusan FKIP Kimia. Nurhasanah berfungsi sebagai penyusunan laporan di Kukerta Tematik 2019 desa Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak. Motto hidup yang dipegangnya adalah "Lakukan yang terbaik, bersikaplah yang baik maka kau akan jadi yang terbaik". prinsip hidup yang dimilikinya adalah "Hidup untuk surga, dan surga untuk kedua orang tua".

Komentar